Tampilkan postingan dengan label Kembar Siam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kembar Siam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Maret 2010

Bayi Kembar Siam Lahir di Kediri

KEDIRI--MI: Bayi kembar siam berjenis kelamin perempuan lahir dengan selamat di Rumah Sakit (RS) Amelia, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (9/3).

Dokter ahli kandungan RS Amelia, dr Ananda Dwinanto SpOG seusai menangani kelahiran bayi itu mengatakan, bayi dempet dada dan perut itu lahir melalui operasi caesar.

Saat masa kehamilan, Sumiyati, 30, ibu bayi kembar siam itu ditangani seorang bidan. "Kemudian saat-saat menjelang persalinan, ibu bayi dirujuk ke sini," kata Ananda.


Kelahiran bayi kembar tersebut tergolong prematur karena usia kehamilannya kurang dari 36 pekan dengan berat badan hanya 4.200 gram. Anggota badan kedua bayi hasil pernikahan Sumiyati dengan Supriyanto, 32, itu termasuk lengkap. Bahkan, jantungnya pun terpisah.

Sampai sekarang, bayi tersebut ditempatkan di ruang khusus sambil menunggu penanganan medis lebih lanjut. "Kami harus konsultasi dulu dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sutomo, Surabaya. Jika memang harus dipisahkan, kami sudah menyiapkan kendaraan rujukan," katanya.

Sementara itu, sampai saat ini Supriyanto belum memberitahukan kondisi bayinya yang lahir dalam kondisi tidak normal itu kepada Sumiyati karena masih dalam pemulihan pascaoperasi.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang las itu pun mengaku siap lahir batin kalau kedua bayinya itu harus dipisahkan, asalkan biaya pemisahannya ditanggung pemerintah atau lembaga donatur lainnya.

Kepala Bagian Humas Pemkab Kediri Eko Setiyono mengatakan pihaknya akan berupaya membantu keluarga tersebut. "Kalau memang tidak terdata dalam jamkesmas, kami masih bisa
membantunya lewat program jamkesda," katanya. (Ant/OL-01) 
Sumber : 
Read More..

Manusia Kembar Siam Tertua di Dunia


DAYTON, AS – Kadang kemalangan dapat membuahkan anugerah bagi beberapa orang. Seperti Dua pria Amerika Serikat ini. Kondisi mereka yang kembar siam pada bagian tubuh justru tidak membuat mereka merasa kalah.
Donni dan Ronnie Galyon kini ditetap sebagai kembar dempet tertua yang masih hidup hingga saat ini. Keduanya bahkan memecahkan rekor dunia yang dikeluarkan oleh Guinness Book of World Record. Dengan kondisi perut yang menyatu, kembar yang berusia 58 tahun ini tentunya bangga dengan raihan mereka tersebut.

Sulit membayangkan aktivitas kembar ini hingga tumbuh dewasa. Tubuh keduanya berhimpitan pada tubuh namun jantung serta perut keduanya terpisah. Usus pun keduanya harus berbagi, meskipun kaki dan tangan mereka lengkap. 
Demikian diberitkan Associated Press, Kamis (21/1/2010).
Tumbuh dewasa dengan kondisi yang dialami Donni dan Ronni tentunya unik. Mengingat di setiap keadaan penting, memalukan, sedih, ataupun senang mereka alami bersama. Tetapi hal ini tidak mencegah keduanya untuk bertahan hidup.
Sepanjang hidup, kembar ini bekerja di sebuah karnaval. Mereka menghibur para pengunjung dengan menunjukkan kelebihan mereka. Tetapi kini masa-masa tersebut sudah selesai. Keduanya memutuskan untuk berhenti dari karnaval karena kesehatan merekayang menurun.
kembar unik itu tinggal bersama adiknya yang secara fisik normal. Dengan bantuan sebuah lembaga amal, kini dapat hidup nyaman di Dayton, AS. Ini bisa terjadi setelah rumah dari adik kedua pria tersebut dimodifikasi supaya sesuai dengan kondisi tubuh mereka.
Paling tidak mereka bisa menikmati masa tua didampingi keluarga yang mau menerima kondisi mereka.
Read More..

Senin, 08 Maret 2010

Obat Kesuburan Berisiko Kembar Siam

obatDinas Kesehatan Sumatera Utara mengimbau kepada pasangan yang ingin hamil agar tidak sembarangan mengonsumsi obat kesuburan, apalagi tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter.


Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Chandra Syafei mengatakan, penyebab terjadinya kembar siam sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Salah satu penyebabnya bisa dikarenakan minum obat-obat atau makanan yang memberikan rangsangan untuk mengeluarkan telur.

Ini biasanya terjadi karena ada beberapa pasangan orang tua yang ingin punya anak, lalu mengonsumsi obat untuk merangsang pengeluaran telur yang disebut dengan ovulasi.

“Namun semuanya itu kalau bisa harus sesuai petunjuk dari dokter, karena melalui petunjuk dokter, pemakaiannya akan lebih terkontrol,” katanya saat ditanya perihal kelahiran bayi kembar siam yang belakangan ini banyak dirawat di RSU Pusat Adam Malik Medan.

Terakhir bayi kembar siam yang sempat menjalani perawatan di RSUP Adam Malik Medan adalah bayi kembar siam dempet pinggul asal Desa Sibaban, Kecamatan Pakat Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut.

Bayi pasangan Lethi Manalu (37) dan Maruba Sidabutar(40) tersebut lahir Senin (26/10) di Rumah Sakit Umum (RSU) Tarutung. Pada Selasa (27/10), bayi tersebut dirujuk ke RSUP HAM sekitar pukul 06.30 WIB.

Setelah sempat menjalani perawatan secara intensif lebih dari sepekan di ruang PICU lantai III RSU Pusat H Adam Malik, kedua bayi tersebut tersebut akhirnya meninggal, Senin (2/11) pukul 00.45 WIB.

Kedua bayi tersebut tidak bertahan hidup karena banyaknya kelainan organ tubuh atau Gagal Sistem Organ Multipel (GSOM) dan Multi Organ Disfungsi Sindrom (MODS).

Lebih lanjut Chandra mengatakan, kembar siam itu bisa terjadi disebabkan karena satu telur yang dibuahi oleh dua bibit laki-laki. Kalau satu bibit laki-laki membuahi satu telur perempuan maka kemungkinan bayi yang lahir tidak kembar.

Jika satu telur dan bibit laki-lakinya banyak, dia bisa membelah, saat membelah ini bisa sempurna atau tidak, itulah yang menjadikan kembar dempet, bisa kepala, pinggul atau yang lainnya.

Read More..