Kamis, 11 Maret 2010

Menyusui Anak Kembar

Anda baru saja melahirkan bayi kembar? Selamat ya!
Nah, berikut ini kami tuliskan 5 hal penting yang sering ditanyakan oleh orang tua berkaitan dengan menyusui bayi kembar…
Ya, ASI Anda Cukup!
Secara teori, produksi ASI Anda dipengaruhi oleh “permintaan”. Jika Anda memiliki 3 bayi pun, produksi ASI Anda akan mengikuti permintaan ketiganya… Namun begitu, Anda tetap harus memngkonsumsi makanan yang bergizi - protein, buah-buahan  serta sayuran. Anda juga memerlukan asupan kalori dan cairan yang lebih dibandingkan ibu yang menyusui 1 bayi.

Susui Mereka Secara Bersamaan
Hampir semua ahli menganjurkan agar Anda menyusui bayi kembar Anda secara berbarengan. Kalau tidak, Anda bisa bayangkan betapa lelahnya jika harus menyusui bayi yang lain setelah selesai menyusui yang pertama! Ada 2 posisi yang sering digunakan untuk melakukannya:
- Posisi di bawah ketiak
- Posisi mengayun
Anda bisa menyusui keduanya dengan menggendong mereka masing-masing pada ketiak Anda, dengan posisi bayi agak tegak. Gunakan bantal untuk membantu. Atau, Anda juga bisa menyusui mereka dengan posisi seperti mengayun, di mana posisi bayi lebih rebah dan mereka bersilangan satu sama lain. Terkadang ada ibu yang mengkombinasikan kedua posisi ini. Yang jelas, temukan yang nyaman untuk Anda dan mereka…
Gilirkan
Gilirkan bayi Anda, jangan membiarkan mereka untuk menyusu dari payudara sisi yang itu-itu terus. Hal ini dimaksudkan untuk menyeimbangkan pemberian ASI untuk kedua bayi Anda, sekaligus menyeimbangkan produksi ASI kedua payudara. Jika misalnya salah satu bayi kembar Anda lebih kuat menyusu, dengan menggilir seperti ini, produksi ASI Anda akan seimbang.
Bantu dengan Susu Formula Jika Diperlukan
Ini diperlukan, terutama jika Anda memiliki kembar 3 atau lebih. Jika Anda memiliki bayi kembar 3 misalnya, maka Anda bisa menyusui mereka secara berbarengan dengan cara memberikan ASI kepada yang 2 dan memberikan susu formula pada saat yang sama pada yang satunya. Terus pergilirkan “jatah” ketiganya, sehingga setiap bayi memperoleh banyak ASI dan sedikit susu formula.
Bantuan Orang Lain
Anda akan sangat lelah pada minggu-minggu pertama setelah melahirkan bayi kembar. Oleh karena itu, libatkan orang-orang terdekat Anda untuk membantu pekerjaan Anda, apa yang mereka bisa. Sebagai contoh, Anda bisa memompa ASI Anda dan menyimpannya di lemari pendingin. Setiap kali bayi ANda terbangun di malam hari, Anda bisa meminta tolong suami Anda atau anggota keluarga yang lain untuk memberikannya kepada si kecil.
Sukses ya merawat si kembar!
Read More..

Mengasuh Anak Kembar

Oleh Achmanto Mendatu
-
Orangtua pemilik akan kembar biasanya selalu menyamakan segala-galanya untuk anak kembar, mulai dari nama yang sama, pakaian yang sama, permainan yang sama, makanan yang sama, sampai memasukkan mereka ke dalam sekolah yang sama. Menurut mereka itulah yang terbaik buat anak-anak. Perlakuan yang sama bisa menghindari kecemburuan satu sama lain. Akan tetapi akibatnya anak kembar saling mengidentikkan diri dan sangat tergantung satu sama lain.



Banyak anak kembar saling mengasosiasikan diri sangat kuat dengan kembarannya. Seolah-olah mereka adalah satu orang. Misalkan saja melakukan kegiatan apapun harus bersama dengan yang lain dan harus juga menyenangkan yang lain. Jika yang lain tidak suka maka tidak akan dilakukan. Mereka tidak dapat melakukan kegiatan sendiri secara terpisah. Apabila dipisahkan maka mereka akan jatuh sakit.

Membiarkan anak kembar saling mengidentikkan diri bukan sesuatu yang baik buat anak. Sang anak akan kesulitan untuk mandiri dan berkembang dimasa depan. Oleh karena itu perlu suatu metode khusus yang mendorong masing-masing anak berkembang sendiri sebagai pribadi yang terpisah dan mandiri. Meskipun tentu saja perasaan kedekatan sang anak terhadap kembarannya akan sulit dikurangi. Akan tetapi, paling tidak anak didorong untuk mandiri dan tumbuh sebagai individu tersendiri.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orangtua anak kembar dalam mendorong perasaan seorang anak sebagai individu yang terpisah :
  1. Memberikan waktu khusus dengan salah satu anak saja
  2. Tidak menyebut anak kembar dengan ‘si kembar’ dan semacamnya yang mengkategorikan mereka sebagai kesatuan. Sebut masing-masing mereka dengan namanya sendiri
  3. Menghukum atau memberikan hadiah atas kesalahan atau prestasi masing-masing secara khusus, tidak bersama-sama.
  4. Mendorong anak-anak untuk menemukan minat dan kegiatannya sendiri yang berbeda dengan kembarannya.
  5. Mendorong masing-masing anak kembar untuk mencari teman-teman akrab selain kembarannya.
  6. Tidak menyamakan standar harapan pada anak-anak apabila kemampuan mereka berbeda.
  7. Menunjukkan pada anak-anak karaktersitik unik mereka yang berbeda dengan kembarannya
  8. Merayakan keberhasilan yang dicapai salah satu anak kembar hanya untuk yang mencapai keberhasilan itu saja. Meskipun disatu sisi bisa menyakiti hati kembarannya, tetapi hal itu akan menjadi pelajaran bagus bagaimana berkompetisi secara sehat.
  9. Mengabadikan secara individual kenangan sang anak.
  10. Mengidentifikasi kepemilikan bersama serta kepemilikan masing-masing anak secara terpisah.

Read More..

Rabu, 10 Maret 2010

Bayi Kembar Siam Lahir di Kediri

KEDIRI--MI: Bayi kembar siam berjenis kelamin perempuan lahir dengan selamat di Rumah Sakit (RS) Amelia, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (9/3).

Dokter ahli kandungan RS Amelia, dr Ananda Dwinanto SpOG seusai menangani kelahiran bayi itu mengatakan, bayi dempet dada dan perut itu lahir melalui operasi caesar.

Saat masa kehamilan, Sumiyati, 30, ibu bayi kembar siam itu ditangani seorang bidan. "Kemudian saat-saat menjelang persalinan, ibu bayi dirujuk ke sini," kata Ananda.


Kelahiran bayi kembar tersebut tergolong prematur karena usia kehamilannya kurang dari 36 pekan dengan berat badan hanya 4.200 gram. Anggota badan kedua bayi hasil pernikahan Sumiyati dengan Supriyanto, 32, itu termasuk lengkap. Bahkan, jantungnya pun terpisah.

Sampai sekarang, bayi tersebut ditempatkan di ruang khusus sambil menunggu penanganan medis lebih lanjut. "Kami harus konsultasi dulu dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sutomo, Surabaya. Jika memang harus dipisahkan, kami sudah menyiapkan kendaraan rujukan," katanya.

Sementara itu, sampai saat ini Supriyanto belum memberitahukan kondisi bayinya yang lahir dalam kondisi tidak normal itu kepada Sumiyati karena masih dalam pemulihan pascaoperasi.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang las itu pun mengaku siap lahir batin kalau kedua bayinya itu harus dipisahkan, asalkan biaya pemisahannya ditanggung pemerintah atau lembaga donatur lainnya.

Kepala Bagian Humas Pemkab Kediri Eko Setiyono mengatakan pihaknya akan berupaya membantu keluarga tersebut. "Kalau memang tidak terdata dalam jamkesmas, kami masih bisa
membantunya lewat program jamkesda," katanya. (Ant/OL-01) 
Sumber : 
Read More..

Ibu dengan Delapan Anak Kembar belum Mau Punya Anak Lagi

NEW YORK--MI: Seorang ibu muda, Nadya Suleman, yang baru melahirkan delapan anak kembarnya menyatakan ia tak berencana untuk memiliki anak lagi. Kecuali, jika suatu hari nanti, ia menikah dengan seseorang.

Namun jika itu terjadi, ia hanya ingin memiliki satu anak. Wanita yang dijuluki 'Octomom' itu sebelumnya telah memiliki enam anak.

Pada Januari ini, kedelapan anak kembarnya merayakan ulang tahun pertama mereka. Semua anaknya itu didapatkan melalui proses kehamilan bayi tabung. Ia pun menuai banyak kritik atas tindakannya itu karena telah menciptakan keluarga besar dengan status orang tua tunggal.

Suleman mengatakan ia akan memprioritaskan ke-14 anaknya. Ia akan berusaha mencari pendapatan dengan berbagai cara, seperti menulis buku, untuk menghidupi anak-anaknya.

"Jika suatu hari nanti, ketika anak-anak saya sudah dewasa dan jika saya bertemu dengan seseorang, saya tidak akan menolaknya," jawab Suleman saat ditanyakan mengenai rencana kehamilannya. "Tapi, saya tak bisa mengatakan apakah akan menikah dan memiliki anak dengan orang tesebut," tuturnya.

Sumber: http://www.mediaindonesia.com
Read More..

Perempuan Usia 54tahun Mengandung Anak Kembar

PRAHA - Usia di atas setengah abad tidak menjadi penghalang bagi perempuan ini untuk memiliki anak. Seorang perempuan berusia 54 tahun mengandung anak kembar.

Karen Johnston yang sudah memasuki masa menopause ini mengetahui dirinya hamil setelah memastikan memeriksa ke dua klinik di Republik Ceko. Johnston sendiri dalam program in vitro fertilization (IVF) atau proses pembuahan sel telur dengan sperma donor. Pembuahan dilakukan di luar rahim.




Ibu delapan anak itu terakhir kali melahirkan pada 33 tahun lalu. Meski sudah memiliki delapan anak, Johnston mengaku masih ingin memiliki anak lagi.

“Selama bertahun-tahun saya mengira tidak akan bisa memiliki anak lagi,” ungkap Johnston seperti dikutip Daily Mirror, Kamis (11/3/2010).

Perempuan warga Inggris ini menyadari banyak wanita seusianya sudah tidak bisa lagi memiliki anak. “Saya merasa beruntung,” katanya.

Johnston sendiri diprediksi akan melahirkan pada Juni mendatang.
Sumber :
http://international.okezone.com/read/2010/03/11/214/311371/perempuan-54-tahun-hamil-anak-kembar 
Read More..

Manusia Kembar Siam Tertua di Dunia


DAYTON, AS – Kadang kemalangan dapat membuahkan anugerah bagi beberapa orang. Seperti Dua pria Amerika Serikat ini. Kondisi mereka yang kembar siam pada bagian tubuh justru tidak membuat mereka merasa kalah.
Donni dan Ronnie Galyon kini ditetap sebagai kembar dempet tertua yang masih hidup hingga saat ini. Keduanya bahkan memecahkan rekor dunia yang dikeluarkan oleh Guinness Book of World Record. Dengan kondisi perut yang menyatu, kembar yang berusia 58 tahun ini tentunya bangga dengan raihan mereka tersebut.

Sulit membayangkan aktivitas kembar ini hingga tumbuh dewasa. Tubuh keduanya berhimpitan pada tubuh namun jantung serta perut keduanya terpisah. Usus pun keduanya harus berbagi, meskipun kaki dan tangan mereka lengkap. 
Demikian diberitkan Associated Press, Kamis (21/1/2010).
Tumbuh dewasa dengan kondisi yang dialami Donni dan Ronni tentunya unik. Mengingat di setiap keadaan penting, memalukan, sedih, ataupun senang mereka alami bersama. Tetapi hal ini tidak mencegah keduanya untuk bertahan hidup.
Sepanjang hidup, kembar ini bekerja di sebuah karnaval. Mereka menghibur para pengunjung dengan menunjukkan kelebihan mereka. Tetapi kini masa-masa tersebut sudah selesai. Keduanya memutuskan untuk berhenti dari karnaval karena kesehatan merekayang menurun.
kembar unik itu tinggal bersama adiknya yang secara fisik normal. Dengan bantuan sebuah lembaga amal, kini dapat hidup nyaman di Dayton, AS. Ini bisa terjadi setelah rumah dari adik kedua pria tersebut dimodifikasi supaya sesuai dengan kondisi tubuh mereka.
Paling tidak mereka bisa menikmati masa tua didampingi keluarga yang mau menerima kondisi mereka.
Read More..

Senin, 08 Maret 2010

Kemampuan Komunikasi

Saat ini Yoan dan Hana sudah berumur 22bulan, tapi kemampuan berbicaranya masih kurang. Sebagai orang tua, kadang merasa khawatir melihat anak lain yang sudah berumur setahun sudah pandai sekali berbicara. Setelah mencari-cari, saya menemukan artikel ini, rasanya sedikit lega, ternyata bukan hanya Yoan dan hana yang mengalami, tetapi banyak anak kembar lain yang juga mengalaminya. Mungkin kemampuan komunikasi secara verbal pada anak kembar memang kurang dibandingkan anak yang tidak kembar, namun kemampuan non verbalnya bisa dibilang lebih dibanding yang tidak kembar.

Komunikasi Nonverbal pada Anak Kembar

Pada umumnya, pemerolehan bahasa pada anak-anak dimulai antara umur 8-14 bulan. Pada umur 2 tahun mereka sudah memiliki perbendaharaan kata sampai sekitar 300 kata. Namun fenomena itu tidak umum pada anak kembar. Mereka lebih lambat dalam pemerolehan bahasa. Rata-rata baru pada umur 25 bulan anak kembar mulai berbicara. Mereka juga memiliki masalah dalam mengartikulasi kata-kata secara jelas.

Permasalahan bahasa itu pada umumnya tidak dirisaukan oleh orangtua anak kembar karena kekurangmampuan dalam berbicara dikompensasi dengan kemampuan anak kembar dalam mengomunikasikan pikiran dan perasaan yang jauh lebih baik ketimbang bila harus disampaikan lewat bahasa.

Anak kembar agaknya memiliki kemampuan membaca berbagai tanda komunikasi nonverbal yang menunjukkan apa yang dirasakan, apa yang dipikirkan dan apa yang diinginkan kembarannya maupun orang lain dan sebaliknya mampu memberikan tanda-tanda itu secara lebih jelas, misalnya melalui tindakan, ekspresi wajah, kontak mata, pelukan, sentuhan dan sebagainya.

Pada bayi biasa, mulai pada umur 3 minggu mereka menyadari kehadiran orang lain melalui suara yang didengarnya dan kemudian melalui wajah termasuk dengan kontak mata. Pada umur 6 minggu, bayi biasa akan membalas senyum yang diberikan orang lain. Berbeda dengan bayi kembar, sampai umur 3-4 bulan mereka tidak memerlukan untuk melihat atau kontak mata untuk menyadari kehadiran kembarannya atau orang lain. Selanjutnya mereka mulai berinteraksi dengan orang lain. Pada umur satu tahun mereka sudah sangat baik membaca ekspresi emosi orang lain.
----------------
Menurut pendapat saya, anak kembar sudah terbiasa bersama dengan saudara kembarnya sejak dalam kandungan. Mereka sudah bisa merasakan kehadiran saudaranya, dan mungkin sudah mulai belajar untuk saling berkomunikasi, mekipun saat itu belum bisa berbicara. Itu sebabnya kemampuan komunikasi non verbalnya lebih baik dibanding anak yang tidak kembar. Mereka memulai belajar lebih awal.
Karena merasa cukup hanya dengan komunikasi non-verbal, mereka merasa tidak perlu untuk belajar kemampuan berbicara.
Saat ini, Hana dan Yoan sering saya ajak bernyanyi sehingga mereka ingin belajar bernyanyi, yang juga berbicara.
Setiap kali mereka berkomunikasi dengan isyarat, saya selalu mengarahkan mereka untuk berbicara secara verbal.
Hasilnya, mereka saat ini terus berusaha belajar berbicara, dan sudah bisa mengucapkan banyak kata2 meskipun banyak juga yang belum jelas.
Read More..